Ini Januari 2026. Anda membuka situs web ETS untuk memeriksa detail ujian TOEFL yang telah Anda persiapkan selama tiga bulan. Dan kemudian Anda melihatnya: tes yang sama sekali berbeda. Tidak ada tugas terintegrasi. Tidak ada esai. Tidak ada catatan di Listening. Skala penilaian, alih-alih 0–120 yang familiar, kini menunjukkan band 1–6. Anda merasa seperti tanah di bawah kaki Anda runtuh. Semua yang telah Anda latih, semua strategi dari panduan YouTube, semua catatan dari kursus persiapan, tiba-tiba terasa tidak berguna.
Tenang. TOEFL 2026 yang baru bukanlah bencana, melainkan sebuah peluang. Tes ini lebih singkat (85 menit, bukan dua jam), lebih praktis (email, percakapan, pengumuman, bukan esai akademik), dan, jujur saja, lebih mendekati cara Anda benar-benar menggunakan bahasa Inggris saat kuliah di luar negeri. ETS mendesain ulang ujian ini dari awal untuk mengukur kemampuan komunikasi nyata dengan lebih baik. Dan itu berarti, jika Anda benar-benar bisa berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris, format baru ini akan membantu Anda, bukan merugikan.
Dalam panduan ini, kami akan mengupas TOEFL 2026 yang baru secara mendalam, mulai dari struktur setiap bagian, sistem adaptif, hingga strategi persiapan khusus untuk siswa SMA Indonesia. Kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana format baru ini berbeda dari yang lama, bagaimana skala 1–6 yang baru bekerja, berapa banyak waktu yang Anda butuhkan untuk persiapan, dan di mana harus mendaftar. Jika Anda berencana kuliah di Britania Raya, Belanda, Swiss, atau di mana pun yang membutuhkan sertifikat bahasa, teruslah membaca.
TOEFL 2026 yang Baru: Fakta Kunci
(turun dari 2 jam)
(sesuai CEFR)
(4 bagian)
menyesuaikan tingkat
(tergantung negara)
Hasil
Sumber: ETS, spesifikasi resmi TOEFL iBT 2026
Apa itu TOEFL 2026 yang Baru?
Pada 21 Januari 2026, ETS (Educational Testing Service) – organisasi di balik TOEFL selama lebih dari 60 tahun, meluncurkan ujian TOEFL iBT yang sepenuhnya didesain ulang. Ini bukan sekadar pembaruan kecil. Ini adalah revolusi. Formatnya berubah, jenis tugasnya, sistem penilaian, durasinya, praktis semuanya. Satu-satunya yang tersisa adalah nama dan empat bagian: Reading, Listening, Speaking, Writing.
Mengapa ETS memutuskan perubahan radikal seperti itu? Ada beberapa alasan. Pertama, TOEFL lama tidak lagi relevan dengan kenyataan. Tugas terintegrasi (baca teks + dengarkan kuliah + tulis esai) secara teori bersifat akademik, tetapi terlepas dari bagaimana mahasiswa sebenarnya berkomunikasi di universitas. Kedua, persaingan – IELTS mendapatkan pangsa pasar yang semakin besar, terutama di Eropa, berkat formatnya yang lebih singkat dan tugas yang lebih praktis. Ketiga, perkembangan teknologi AI memungkinkan penilaian otomatis untuk berbicara dan menulis, yang memungkinkan hasil dipersingkat menjadi 72 jam, bukan 6–10 hari.
TOEFL baru berdurasi sekitar 85 menit – hampir setengah dari format lama. Bagian Speaking hanya 8 menit (dua tugas), dan Writing 23 menit (tiga tugas). Reading dan Listening bersifat adaptif, tingkat kesulitan pertanyaan menyesuaikan dengan level Anda secara real-time. Ini adalah perubahan filosofi yang mendasar: alih-alih membombardir Anda dengan pertanyaan sulit selama dua jam, tes ini dengan cepat menentukan level Anda dan berfokus pada pengukuran yang tepat.
Perubahan terpenting berkaitan dengan sistem penilaian. TOEFL baru memperkenalkan skala band 1–6, yang secara langsung terkait dengan level CEFR (Common European Framework of Reference). Band 1 sesuai dengan level A1, band 6 dengan level C2. Selama periode transisi dua tahun (hingga 2028), hasil akan dilaporkan dalam skala 1–6 yang baru dan skala tradisional 0–120, agar universitas memiliki waktu untuk beradaptasi. Ini adalah langkah cerdas, yang berarti skor Anda akan segera dapat dibandingkan dengan IELTS, Cambridge, dan ujian lain yang berbasis CEFR.
Bagi siswa SMA Indonesia yang berencana kuliah di Oxford, Cambridge, ETH Zurich, atau Sciences Po, format baru ini pada dasarnya adalah kabar baik. Tes ini lebih dekat dengan penggunaan bahasa sehari-hari, durasinya lebih singkat, dan memberikan hasil lebih cepat. Anda hanya perlu melupakan apa yang Anda ketahui tentang TOEFL lama dan mempelajari yang baru dari awal.
TOEFL Lama vs TOEFL 2026 yang Baru
Format yang sepenuhnya diubah, inilah yang berubah
| Elemen | TOEFL iBT Lama (hingga 2025) | TOEFL 2026 yang Baru |
|---|---|---|
| Durasi | ~2 jam | ~85 menit |
| Penilaian | Skala 0–120 (30 poin/bagian) | Skala 1–6 (band). CEFR) + 0–120 selama periode transisi |
| Reading | 2 bacaan ~700 kata, 20 pertanyaan, 35 menit | 3 jenis tugas adaptif, 35–48 pertanyaan, hingga 27 menit |
| Listening | Kuliah + percakapan, membuat catatan, 36 menit | 4 jenis tugas, TANPA catatan, hingga 27 menit |
| Speaking | 4 tugas (1 independen + 3 terintegrasi), 16 menit | 2 tugas (mengulang + wawancara), hingga 8 menit |
| Writing | 1 terintegrasi + 1 diskusi akademik, 29 menit | 3 tugas (menyusun kalimat + email + diskusi), 23 menit |
| Tugas Terintegrasi | Ya (baca + dengarkan + bicara/tulis) | Tidak, setiap keterampilan diuji secara terpisah |
| Esai | Ya (tanggapan esai) | Tidak, email dan diskusi sebagai pengganti esai |
| Adaptif | Tidak | Ya (Reading dan Listening) |
| Penilaian AI | Sebagian (Writing) | Ya: Writing dan Speaking dinilai oleh AI |
| Hasil | 6–10 hari | 72 jam |
Sumber: ETS, TOEFL iBT Test Content and Format 2026
Struktur Ujian, Bagian per Bagian
TOEFL 2026 yang baru terdiri dari empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Setiap bagian berisi jenis tugas yang sama sekali baru, yang tidak ada di TOEFL lama. Mari kita bahas satu per satu.
Reading, hingga 27 menit, 35–48 pertanyaan
Bagian Reading dalam TOEFL baru memiliki tiga jenis tugas, bukan seperti dulu yang hanya dua bacaan akademik panjang dengan pertanyaan pilihan ganda. Bagian ini adaptif, yang berarti jumlah dan tingkat kesulitan pertanyaan bergantung pada level Anda.
1. Complete the Words (melengkapi kata) Anda akan menerima paragraf dari teks akademik di mana 10 kata memiliki huruf yang hilang. Tugas Anda: melengkapi huruf-huruf yang hilang untuk membentuk kata yang benar. Tugas ini menguji kosakata akademik dan kemampuan mengenali kata dalam konteks. Ini bukan dikte, Anda melihat konteks kalimat dan sebagian huruf, jadi ini tentang pengenalan pola. Bagi siswa Indonesia, tugas ini mungkin mengejutkan, karena jenis tugas seperti ini tidak ada dalam ujian yang dikenal di sistem pendidikan Indonesia.
2. Read in Daily Life (membaca dalam kehidupan sehari-hari) Teks praktis singkat: email, pengumuman, menu, brosur, komunikasi kampus, dari 15 hingga 150 kata. Untuk setiap teks, ada 1–2 pertanyaan pilihan ganda. Ini adalah hal yang benar-benar baru, TOEFL lama tidak memiliki yang serupa. Tugas ini menguji kemampuan untuk dengan cepat menemukan informasi dari teks sehari-hari yang akan Anda temui saat kuliah di luar negeri. Perlu mendaftar kursus? Memahami peraturan asrama? Membaca jadwal kelas? Itulah yang diuji oleh tugas ini.
3. Read an Academic Passage (membaca bacaan akademik) Sebuah bacaan sepanjang ~200 kata (jauh lebih pendek dari teks lama yang 700 kata!) dengan 5 pertanyaan pilihan ganda. Topik: ilmu alam, humaniora, ilmu sosial. Tugas ini paling mirip dengan format lama, tetapi teksnya jauh lebih pendek dan pertanyaannya lebih tepat. Anda tidak perlu lagi membaca teks yang sangat panjang dan harus cepat memahami tesis utama serta detail dari fragmen yang lebih pendek.
Listening, hingga 27 menit, 35–45 pertanyaan
Bagian Listening juga mengalami metamorfosis. Perubahan terbesar: Anda tidak boleh membuat catatan. Di TOEFL lama, catatan adalah strategi kunci, sekarang Anda harus mengandalkan memori jangka pendek dan kemampuan mendengarkan secara aktif. Bagian ini adaptif.
1. Listen and Choose a Response (dengarkan dan pilih jawaban) Anda akan mendengar pernyataan atau pertanyaan singkat, dan Anda harus memilih respons yang paling sesuai dari pilihan yang ada. Ini adalah tugas yang cepat dan dinamis yang menguji pemahaman pada tingkat pertukaran percakapan tunggal. Bayangkan ini seperti percakapan nyata di kampus, seseorang berbicara kepada Anda, dan Anda harus merespons dengan tepat.
2. Listen to a Conversation (dengarkan percakapan) Sekitar 10 giliran percakapan (misalnya, mahasiswa dengan staf sekretariat, mahasiswa dengan profesor) dengan pertanyaan pilihan ganda setelah selesai. Percakapan ini mencakup skenario akademik yang umum, seperti membuat janji konsultasi, menanyakan aturan kursus, atau menyelesaikan masalah administrasi. Nada bicaranya alami, dengan kosakata sehari-hari.
3. Listen to an Announcement (dengarkan pengumuman) Pengumuman kampus atau dari ruang kuliah, perubahan jadwal, informasi organisasi, pengumuman acara. Pertanyaan-pertanyaan ini menguji apakah Anda menangkap detail-detail kunci: kapan, di mana, apa yang perlu dilakukan.
4. Listen to an Academic Talk (dengarkan ceramah akademik) Sebuah kuliah singkat sepanjang 100–250 kata dengan pertanyaan pilihan ganda. Ini adalah tugas yang paling mirip dengan format lama, tetapi kuliahnya jauh lebih pendek. Topik-topik meliputi ilmu alam, sosial, dan humaniora, merupakan fragmen kuliah tipikal yang akan Anda dengar di tahun pertama kuliah. Ingat: Anda tidak membuat catatan, jadi Anda harus mendengarkan secara aktif dan mengingat struktur argumentasi.
Speaking, hingga 8 menit, 2 tugas
Di sini, perubahannya paling radikal. TOEFL lama memiliki 4 tugas Speaking (termasuk 3 tugas terintegrasi: membaca, mendengarkan, berbicara). TOEFL baru hanya memiliki 2 tugas, dan tidak ada yang terintegrasi. Penilaian dilakukan oleh AI.
1. Listen and Repeat (dengarkan dan ulangi) Anda akan mendengar 7 kalimat tentang kehidupan kampus atau situasi sehari-hari, dan Anda harus mengulanginya seakurat mungkin. Ini bukan tes berbicara kreatif, ini adalah tes pelafalan, intonasi, aksen, dan kelancaran. Sistem AI menganalisis apakah pelafalan Anda dapat dimengerti oleh penutur asli, apakah Anda mempertahankan ritme kalimat yang alami, dan apakah Anda memberi tekanan pada suku kata dengan benar.
Bagi siswa Indonesia, tugas ini mungkin secara mengejutkan sulit. Bahasa Indonesia memiliki pola penekanan yang berbeda, ritme yang berbeda (syllable-timed vs. stress-timed dalam bahasa Inggris), dan beberapa suara yang tidak ada dalam bahasa Indonesia (seperti ‘th’ atau ‘schwa’). Latihlah mengulang kalimat di prepclass.io dengan feedback AI yang akan menunjukkan dengan tepat di mana pelafalan Anda menyimpang dari pola.
2. Take an Interview (menjawab pertanyaan) Anda akan menerima 4 pertanyaan – masing-masing dengan batas waktu 45 detik untuk menjawab. Tidak ada waktu persiapan, pertanyaan diajukan dan Anda harus segera berbicara. Pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan pengalaman, pendapat, rencana Anda – “Jelaskan situasi di mana Anda harus memecahkan masalah dalam kelompok”, “Apa yang lebih penting saat memilih universitas, lokasi atau peringkat?”, “Ceritakan tentang buku yang memengaruhi Anda”.
Tugas ini menguji spontanitas dan kelancaran berbicara. Ini bukan tentang tata bahasa yang sempurna, melainkan tentang apakah Anda dapat mengatur pikiran dalam 45 detik, berbicara tanpa jeda panjang, dan membangun jawaban yang koheren. Siswa Indonesia sering kehilangan poin karena mereka mencoba merumuskan jawaban “ideal” di kepala mereka sebelum mulai berbicara, dan menyia-nyiakan 10–15 detik keheningan.
Writing (23 menit), 3 tugas
Bagian Writing terdiri dari tiga tugas singkat, bukan dua tugas yang lebih panjang seperti di TOEFL lama. Tidak ada esai. Tidak ada tugas terintegrasi membaca-mendengarkan-menulis. Semuanya dinilai oleh AI.
1. Build a Sentence (menyusun kalimat (6 menit) Anda akan menerima fragmen kalimat yang acak dari pertukaran mahasiswa (misalnya, pesan antar mahasiswa), dan Anda harus menyusunnya dalam urutan yang benar. Tugas ini menguji pemahaman struktur kalimat bahasa Inggris, urutan subjek-predikat-objek, posisi adverbia, dan urutan kata dalam pertanyaan. Bagi siswa Indonesia, yang mungkin terbiasa dengan struktur kalimat yang lebih fleksibel dalam bahasa Indonesia, ini membutuhkan penyesuaian pola pikir.
2. Write an Email (menulis email (7 menit) Anda akan diberikan skenario (misalnya, “Profesor Anda menunda tenggat waktu penyerahan tugas, tetapi Anda memiliki jadwal yang bentrok dengan ujian lain”) dan Anda harus menulis email balasan dalam 7 menit. Tugas ini menguji kemampuan menulis email formal/semi-formal, nada yang tepat, struktur yang jelas, permintaan atau informasi yang spesifik. Ini adalah salah satu jenis tugas paling praktis dalam sejarah TOEFL, Anda benar-benar akan menulis email saat kuliah di luar negeri.
3. Write for an Academic Discussion (menulis untuk diskusi akademik (10 menit) Tugas ini bertahan dari TOEFL lama, meskipun dalam bentuk yang sedikit diubah. Anda akan menerima pertanyaan dari seorang profesor dan tanggapan dari dua mahasiswa, lalu Anda harus menulis kontribusi Anda sendiri untuk diskusi akademik. Anda harus merujuk pada argumen peserta lain, menyajikan posisi Anda sendiri, dan mendukungnya dengan contoh. Panjang yang diharapkan: 100–150 kata.
Struktur TOEFL 2026 yang Baru, Garis Waktu Visual
Total Waktu: ~85 menit · Skala Baru: 1–6 band (CEFR)
Reading
Hingga 27 menit · 35–48 pertanyaan
Adaptif
2. Read in Daily Life
3. Read an Academic Passage
Listening
Hingga 27 menit · 35–45 pertanyaan
Adaptif
2. Listen to a Conversation
3. Listen to an Announcement
4. Listen to an Academic Talk
Speaking
Hingga 8 menit · 2 tugas
Penilaian AI
2. Take an Interview (4 pertanyaan)
Writing
23 menit · 3 tugas
Penilaian AI
2. Write an Email (7 menit)
3. Academic Discussion (10 menit)
Sumber: ETS, TOEFL iBT 2026 Test Framework
Sistem Adaptif: Bagaimana Cara Kerjanya?
Dua bagian TOEFL baru: Reading dan Listening, bersifat adaptif. Ini berarti tingkat kesulitan pertanyaan berubah selama tes, tergantung pada jawaban Anda. Jika Anda menjawab dengan benar, pertanyaan berikutnya menjadi lebih sulit. Jika Anda membuat kesalahan, tingkatnya menurun. Sistem ini bertujuan untuk menentukan level Anda secara tepat, tidak membombardir Anda dengan pertanyaan yang terlalu mudah atau terlalu sulit.
Bagaimana ini memengaruhi skor Anda? Prinsip utamanya: pertanyaan yang lebih sulit memiliki nilai poin yang lebih tinggi. Jika sistem memberi Anda pertanyaan sulit dan Anda menjawab dengan benar, skor Anda akan meningkat lebih cepat daripada jika Anda menjawab pertanyaan mudah. Itulah mengapa jumlah pertanyaan tidak tetap, berkisar antara 35–48 (Reading) dan 35–45 (Listening). Sistem dapat mengakhiri bagian lebih awal jika sudah yakin menentukan level Anda, atau memberi Anda lebih banyak pertanyaan jika jawaban Anda tidak konsisten.
Bagi siswa Indonesia yang terbiasa dengan ujian berstruktur tetap (seperti UTBK atau SAT), ini membutuhkan adaptasi mental. Beberapa aturan yang harus Anda ingat:
- Jangan panik jika pertanyaan menjadi lebih sulit, itu pertanda baik. Itu berarti sistem menilai Anda tinggi dan menguji batas kemampuan Anda.
- Jangan meremehkan pertanyaan “mudah” di awal – jawaban pertama Anda menentukan lintasan kesulitan. Serangkaian kesalahan di awal dapat mendorong Anda ke jalur yang lebih rendah.
- Tidak ada kemungkinan untuk kembali ke pertanyaan sebelumnya, di bagian adaptif, jawaban bersifat final. Anda tidak dapat menandai pertanyaan untuk ditinjau nanti.
- Waktu fleksibel, tetapi terbatas – Anda memiliki hingga 27 menit untuk seluruh bagian. Jika Anda mendapatkan lebih banyak pertanyaan (karena sistem membutuhkan lebih banyak data), Anda harus lebih cepat.
- Jangan menebak secara sembarangan, dalam sistem adaptif, jawaban yang salah untuk pertanyaan sulit tidak semahal jawaban yang mudah. Tetapi serangkaian tebakan akan mengurangi presisi pengukuran dan dapat menghasilkan skor yang lebih rendah.
Penting untuk membandingkan sistem ini dengan format adaptif SAT, yang menggunakan MST (Multistage Adaptive Testing) – seluruh modul kedua menyesuaikan berdasarkan yang pertama. TOEFL 2026 lebih granular, adaptasi terjadi pada tingkat setiap pertanyaan, yang memberikan pengukuran yang lebih tepat, tetapi juga berarti bahwa setiap jawaban memiliki dampak langsung pada apa yang akan Anda lihat selanjutnya.
Skala Penilaian TOEFL 2026, Band 1–6
Skala baru terkait dengan CEFR · Skala lama 0–120 tersedia selama periode transisi hingga 2028
Sumber: ETS, TOEFL iBT Score Scale 2026 · Pemetaan CEFR bersifat indikatif, berdasarkan dokumentasi resmi ETS
Penilaian dan Hasil
Sistem penilaian TOEFL yang baru kemungkinan adalah perubahan terpenting dari perspektif universitas dan kandidat. Lupakan upaya untuk mencapai 30+30+30+30 = 120. Sekarang Anda mendapatkan band dari 1 hingga 6 untuk setiap bagian, ditambah band keseluruhan.
Bagaimana Cara Kerja Skala 1–6 yang Baru?
Setiap dari empat bagian (Reading, Listening, Speaking, Writing) dinilai pada skala 1–6 band. Band keseluruhan adalah median atau rata-rata tertimbang dari skor bagian Anda. Band-band ini secara langsung terkait dengan CEFR: yang akhirnya membuat TOEFL dapat dibandingkan dengan IELTS dan ujian Cambridge pada satu skala umum. Bagi universitas Eropa, yang berpikir dalam kategori B2/C1/C2, ini adalah penyederhanaan besar.
Selama periode transisi dua tahun (Januari 2026 – Januari 2028), ETS melaporkan hasil dalam kedua skala: skala baru 1–6 dan skala tradisional 0–120. Ini berarti jika universitas membutuhkan “minimum 100 TOEFL”, laporan Anda akan mencakup band yang sesuai (misalnya, 5 = C1) dan skor tradisional (misalnya, 103). Setelah tahun 2028, skala 0–120 akan dihapus.
AI dalam Penilaian Speaking dan Writing
Ini adalah perubahan yang kontroversial, tetapi menarik. Bagian Speaking dan Writing dalam TOEFL baru sepenuhnya dinilai oleh kecerdasan buatan (AI). ETS mengklaim bahwa model AI telah dilatih dengan jutaan jawaban yang dinilai dan setidaknya sama konsistennya dengan penilai manusia (dan lebih konsisten, mereka tidak memiliki hari buruk atau kelelahan setelah 200 esai).
Apa artinya ini dalam praktik? Pertama, hasil tersedia dalam 72 jam – bukan 6–10 hari seperti di TOEFL lama. Kedua, sistem AI menilai berdasarkan kriteria spesifik:
- Speaking: kejelasan pelafalan, kelancaran, intonasi, tempo, ketepatan tata bahasa
- Writing: organisasi teks, pengembangan argumen, ketepatan tata bahasa, kesesuaian kosakata, koherensi
Para kritikus berpendapat bahwa AI mungkin tidak menghargai jawaban yang tidak biasa tetapi benar, atau menghukum aksen. ETS menjawab bahwa sistem secara teratur diaudit untuk bias dan bahwa peserta tes dapat meminta verifikasi hasil oleh manusia (dengan biaya tambahan).
Laporan Skor dan Pengiriman Hasil
Laporan hasil TOEFL 2026 mencakup: band keseluruhan (1–6), band bagian, skor tradisional 0–120 (selama periode transisi), deskriptor CEFR, dan informasi rinci tentang kekuatan dan kelemahan. Anda dapat mengirim hasil ke jumlah universitas yang tidak terbatas – ETS telah menghapus batas 4 laporan gratis. Sekarang Anda mengirim hasil secara online, dan universitas menerimanya secara elektronik dalam waktu 24–48 jam setelah hasil dikeluarkan.
Penting: hasil TOEFL iBT berlaku selama 2 tahun sejak tanggal ujian. Jika Anda berencana kuliah mulai tahun akademik 2027/28, TOEFL Anda yang diambil pada Februari 2026 akan tetap berlaku.
Strategi Persiapan untuk Siswa Indonesia
Siswa SMA Indonesia memiliki profil bahasa yang spesifik: dasar tata bahasa yang kuat (berkat pengajaran formal di sekolah), pemahaman membaca yang lumayan (terutama jika banyak membaca dalam bahasa Inggris), tetapi seringkali pelafalan dan kelancaran berbicara yang lebih lemah. Format TOEFL baru justru menghargai keterampilan-keterampilan yang sering menjadi kekurangan siswa Indonesia. Berikut adalah cara mempersiapkan diri bagian per bagian.
Reading, Bagian Terkuat Anda
Siswa Indonesia umumnya cukup baik dalam membaca. Namun, format baru ini membutuhkan dua keterampilan yang tidak begitu penting di TOEFL lama. Pertama, Complete the Words membutuhkan pengenalan kata-kata akademik berdasarkan fragmen huruf, dan ini memerlukan kosakata pasif yang luas. Bacalah artikel akademik di JSTOR, The Guardian, dan BBC, catat kata-kata baru. Kedua, Read in Daily Life membutuhkan pemrosesan cepat teks praktis singkat; latihlah membaca email, pengumuman, dan komunikasi dalam bahasa Inggris.
Listening, Perubahan Tersulit: Tanpa Catatan
Ini adalah pukulan bagi banyak siswa Indonesia yang di TOEFL lama mengandalkan strategi “catat semua yang Anda dengar”. Anda tidak boleh membuat catatan. Anda harus melatih pendengaran aktif; dengarkan podcast akademik (TED Talks, Freakonomics, Radiolab) tanpa jeda dan mencatat, lalu coba ceritakan poin-poin utamanya dari ingatan. Di prepclass.io, Anda memiliki latihan Listening dalam format baru dengan feedback instan.
Speaking, Pelafalan dan Spontanitas
Di sini, siswa Indonesia kehilangan poin terbanyak. Dua area kunci untuk ditingkatkan:
Pelafalan: Bahasa Inggris adalah stress-timed (penekanan pada setiap 2–3 suku kata, sisanya “dipadatkan”), sementara bahasa Indonesia cenderung syllable-timed (setiap suku kata memiliki durasi yang kurang lebih sama). Anda harus mempelajari ritme alami bahasa Inggris – “Listen and Repeat” menguji hal ini dengan tepat. Rekam diri Anda dan bandingkan dengan pola. Berlatihlah di prepclass.io dengan AI yang menganalisis pelafalan Anda.
Spontanitas: “Take an Interview” tidak memberi Anda waktu untuk berpikir. Siswa Indonesia seringkali memiliki kosakata bahasa Inggris pasif yang kaya, tetapi kurang dalam kemampuan untuk menghasilkan ucapan secara instan. Latihlah menjawab pertanyaan acak secara lisan, atur timer 45 detik dan bicarakan topik “Mata pelajaran favorit Anda dan mengapa”. Lakukan ini setiap hari, selama 10 menit.
Writing, Format Baru, tetapi Lebih Mudah dari Esai
Kabar baik: Anda tidak perlu menulis esai 300 kata. Kabar buruk: Anda memiliki tiga tugas singkat di bawah tekanan waktu. Build a Sentence membutuhkan pemahaman yang sangat baik tentang struktur kalimat bahasa Inggris; latihlah transformasi kalimat (misalnya, mengubah kalimat pasif menjadi aktif, mengubah frasa adjektiva menjadi klausa subordinat). Write an Email adalah keterampilan yang dapat Anda latih dengan menulis 2–3 email setiap hari dalam bahasa Inggris, bahkan kepada diri sendiri. Academic Discussion adalah satu-satunya tugas yang bertahan dari format lama; jika Anda telah berlatih TOEFL lama, Anda memiliki keuntungan di sini.
Rencana Persiapan TOEFL 2026
Rencana persiapan College Council, dikembangkan berdasarkan pengalaman dengan siswa 2024–2026
Pendaftaran dan Jadwal
Pendaftaran untuk TOEFL 2026 yang baru dilakukan sepenuhnya secara online, melalui akun ETS. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Kunjungi ets.org/toefl, dan buat akun (atau masuk ke akun yang sudah ada)
- Pilih “Register for TOEFL iBT” dan pilih tanggal ujian
- Pilih pusat ujian, di Indonesia tersedia di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Yogyakarta
- Bayar biaya ujian ($200–245 tergantung negara; di Indonesia sekitar $220, atau sekitar 3.500.000 IDR)
- Anda akan menerima konfirmasi melalui email dengan instruksi untuk hari ujian
Ujian TOEFL diadakan belasan kali dalam sebulan, ini adalah keuntungan besar dibandingkan dengan SAT, yang hanya tersedia 7 kali setahun. Anda dapat memilih hampir setiap akhir pekan. Pendaftaran sebaiknya dilakukan minimal 2 minggu sebelum tanggal yang direncanakan, tetapi tanggal-tanggal populer (September, Januari, sebelum tenggat waktu aplikasi) akan terisi lebih cepat.
Opsi TOEFL Home Edition, mengikuti ujian dari rumah, masih tersedia dalam format baru. Persyaratan: koneksi internet stabil, kamera, mikrofon, ruangan tertutup tanpa orang lain. Hasil dari versi rumah diperlakukan sama dengan dari pusat ujian.
Panduan pendaftaran terperinci dapat Anda temukan di panduan kami: cara mendaftar TOEFL 2026.
Persyaratan TOEFL di Universitas Eropa Populer
Skor minimal TOEFL iBT untuk tahun akademik 2026/2027
| Universitas | Negara | Min. TOEFL (skala lama) | Band (skala baru) | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Oxford | UK | 100 (min. 25/bagian) | 5 (C1) | Tingkat standar; beberapa jurusan membutuhkan 110+ |
| Cambridge | UK | 110 (min. 25/bagian) | 5–6 (C1–C2) | Salah satu ambang batas tertinggi di Eropa |
| LSE | UK | 107 (min. 25/bagian) | 5 (C1) | Ambang batas tunggal untuk semua jurusan |
| ETH Zurich | Swiss | 100 | 5 (C1) | Untuk program berbahasa Inggris (MSc) |
| Amsterdam | Belanda | 92 | 4–5 (B2–C1) | Tergantung jurusan; PPLE membutuhkan 100 |
| Sciences Po | Prancis | 100 | 5 (C1) | Untuk program berbahasa Inggris |
| CBS Copenhagen | Denmark | 91 | 4–5 (B2–C1) | Untuk BSc in International Business |
| Maastricht | Belanda | 90 | 4–5 (B2–C1) | UCM dan European Law membutuhkan 100 |
| KU Leuven | Belgia | 79–94 | 4 (B2) | Tergantung fakultas; Engineering 79, Humanities 94 |
| Trinity Dublin | Irlandia | 90 | 4–5 (B2–C1) | Minimum 21/bagian |
Sumber: situs resmi universitas, per Februari 2026 · Band skala baru, konversi perkiraan ETS
Informasi lebih lanjut tentang persyaratan bahasa universitas Eropa dapat Anda temukan di panduan kami: TOEFL vs IELTS, sertifikat mana yang lebih baik untuk kuliah di Eropa? serta di artikel tentang skor TOEFL yang dibutuhkan untuk kuliah di Eropa.
Ringkasan, TOEFL Baru adalah Awal yang Baru
TOEFL 2026 yang baru adalah perubahan paling radikal dalam sejarah ujian ini. Lebih singkat, lebih praktis, adaptif, dan dinilai oleh AI. Jika Anda telah mempersiapkan diri untuk format lama, lupakan apa yang Anda ketahui, dan mulailah dari awal. Jika Anda baru memulai, Anda memiliki keuntungan karena tidak perlu “melupakan” apa pun.
Bagi siswa SMA Indonesia, TOEFL baru adalah peluang dan tantangan sekaligus. Peluang, karena tes ini lebih dekat dengan penggunaan bahasa sehari-hari, durasinya lebih singkat, dan memberikan hasil lebih cepat. Tantangan, karena Speaking membutuhkan pelafalan alami dan spontanitas, dan Listening tidak memungkinkan pencatatan. Namun, dengan rencana persiapan yang tepat dan latihan teratur, band 5 (C1) dapat dicapai oleh setiap siswa yang bertekad.
Langkah Selanjutnya
- Ikuti tes diagnostik di prepclass.io dalam format TOEFL 2026 yang baru, kenali kekuatan dan kelemahan Anda
- Periksa persyaratan universitas Anda, apakah Anda membutuhkan band 4 (B2) atau 5 (C1)? Detailnya ada di panduan kami tentang skor TOEFL di Eropa
- Tetapkan jadwal: 3 bulan (B2+) atau 6 bulan (B1) sebelum tanggal ujian yang direncanakan
- Berlatih setiap hari di prepclass.io – jenis tugas baru dengan feedback AI, simulasi Listening tanpa catatan, Speaking dengan analisis pelafalan
- Daftar untuk ujian: panduan pendaftaran langkah demi langkah
- Bandingkan dengan IELTS: jika Anda tidak yakin sertifikat mana yang harus dipilih, baca artikel TOEFL vs IELTS kami
- Persiapkan diri bagian per bagian: strategi terperinci dalam panduan khusus: Reading, Listening, Speaking, Writing
TOEFL 2026 yang baru menguji apa yang benar-benar Anda butuhkan saat kuliah di luar negeri: kemampuan membaca email dari profesor, mendengarkan kuliah tanpa mencatat setiap kata, menjawab pertanyaan tanpa persiapan berjam-jam, dan menulis teks yang jelas dan ringkas. Jika Anda benar-benar mampu melakukan hal-hal ini, format baru adalah sekutu Anda. Saatnya bersiap.