Skip to content
Ujian TOEFL 2026: Panduan Lengkap Format Tes Baru | College Council
Ujian 37 menit baca

Ujian TOEFL 2026: Panduan Lengkap Format Tes Baru

TOEFL 2026 hadir dengan format baru yang revolusioner: sistem adaptif, skala 1-6, dan tugas-tugas segar. Pelajari cara mempersiapkan diri dengan panduan lengkap ini.

Ujian TOEFL 2026: Panduan Lengkap Format Tes Baru

Ini Januari 2026. Anda membuka situs web ETS untuk memeriksa detail ujian TOEFL yang telah Anda persiapkan selama tiga bulan. Dan kemudian Anda melihatnya: tes yang sama sekali berbeda. Tidak ada tugas terintegrasi. Tidak ada esai. Tidak ada catatan di Listening. Skala penilaian, alih-alih 0–120 yang familiar, kini menunjukkan band 1–6. Anda merasa seperti tanah di bawah kaki Anda runtuh. Semua yang telah Anda latih, semua strategi dari panduan YouTube, semua catatan dari kursus persiapan, tiba-tiba terasa tidak berguna.

Tenang. TOEFL 2026 yang baru bukanlah bencana, melainkan sebuah peluang. Tes ini lebih singkat (85 menit, bukan dua jam), lebih praktis (email, percakapan, pengumuman, bukan esai akademik), dan, jujur saja, lebih mendekati cara Anda benar-benar menggunakan bahasa Inggris saat kuliah di luar negeri. ETS mendesain ulang ujian ini dari awal untuk mengukur kemampuan komunikasi nyata dengan lebih baik. Dan itu berarti, jika Anda benar-benar bisa berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris, format baru ini akan membantu Anda, bukan merugikan.

Dalam panduan ini, kami akan mengupas TOEFL 2026 yang baru secara mendalam, mulai dari struktur setiap bagian, sistem adaptif, hingga strategi persiapan khusus untuk siswa SMA Indonesia. Kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana format baru ini berbeda dari yang lama, bagaimana skala 1–6 yang baru bekerja, berapa banyak waktu yang Anda butuhkan untuk persiapan, dan di mana harus mendaftar. Jika Anda berencana kuliah di Britania Raya, Belanda, Swiss, atau di mana pun yang membutuhkan sertifikat bahasa, teruslah membaca.

TOEFL 2026 yang Baru: Fakta Kunci

~85 menit
Durasi Tes
(turun dari 2 jam)
🎯
1–6
Skala Band Baru
(sesuai CEFR)
📊
107–136
Total Pertanyaan
(4 bagian)
💻
Adaptif
Reading dan Listening
menyesuaikan tingkat
💰
$200–245
Biaya Ujian
(tergantung negara)
🕑
72 jam
Waktu Pengiriman
Hasil

Sumber: ETS, spesifikasi resmi TOEFL iBT 2026

Apa itu TOEFL 2026 yang Baru?

Pada 21 Januari 2026, ETS (Educational Testing Service) – organisasi di balik TOEFL selama lebih dari 60 tahun, meluncurkan ujian TOEFL iBT yang sepenuhnya didesain ulang. Ini bukan sekadar pembaruan kecil. Ini adalah revolusi. Formatnya berubah, jenis tugasnya, sistem penilaian, durasinya, praktis semuanya. Satu-satunya yang tersisa adalah nama dan empat bagian: Reading, Listening, Speaking, Writing.

Mengapa ETS memutuskan perubahan radikal seperti itu? Ada beberapa alasan. Pertama, TOEFL lama tidak lagi relevan dengan kenyataan. Tugas terintegrasi (baca teks + dengarkan kuliah + tulis esai) secara teori bersifat akademik, tetapi terlepas dari bagaimana mahasiswa sebenarnya berkomunikasi di universitas. Kedua, persaingan – IELTS mendapatkan pangsa pasar yang semakin besar, terutama di Eropa, berkat formatnya yang lebih singkat dan tugas yang lebih praktis. Ketiga, perkembangan teknologi AI memungkinkan penilaian otomatis untuk berbicara dan menulis, yang memungkinkan hasil dipersingkat menjadi 72 jam, bukan 6–10 hari.

TOEFL baru berdurasi sekitar 85 menit – hampir setengah dari format lama. Bagian Speaking hanya 8 menit (dua tugas), dan Writing 23 menit (tiga tugas). Reading dan Listening bersifat adaptif, tingkat kesulitan pertanyaan menyesuaikan dengan level Anda secara real-time. Ini adalah perubahan filosofi yang mendasar: alih-alih membombardir Anda dengan pertanyaan sulit selama dua jam, tes ini dengan cepat menentukan level Anda dan berfokus pada pengukuran yang tepat.

Perubahan terpenting berkaitan dengan sistem penilaian. TOEFL baru memperkenalkan skala band 1–6, yang secara langsung terkait dengan level CEFR (Common European Framework of Reference). Band 1 sesuai dengan level A1, band 6 dengan level C2. Selama periode transisi dua tahun (hingga 2028), hasil akan dilaporkan dalam skala 1–6 yang baru dan skala tradisional 0–120, agar universitas memiliki waktu untuk beradaptasi. Ini adalah langkah cerdas, yang berarti skor Anda akan segera dapat dibandingkan dengan IELTS, Cambridge, dan ujian lain yang berbasis CEFR.

Bagi siswa SMA Indonesia yang berencana kuliah di Oxford, Cambridge, ETH Zurich, atau Sciences Po, format baru ini pada dasarnya adalah kabar baik. Tes ini lebih dekat dengan penggunaan bahasa sehari-hari, durasinya lebih singkat, dan memberikan hasil lebih cepat. Anda hanya perlu melupakan apa yang Anda ketahui tentang TOEFL lama dan mempelajari yang baru dari awal.

TOEFL Lama vs TOEFL 2026 yang Baru

Format yang sepenuhnya diubah, inilah yang berubah

Elemen TOEFL iBT Lama (hingga 2025) TOEFL 2026 yang Baru
Durasi ~2 jam ~85 menit
Penilaian Skala 0–120 (30 poin/bagian) Skala 1–6 (band). CEFR) + 0–120 selama periode transisi
Reading 2 bacaan ~700 kata, 20 pertanyaan, 35 menit 3 jenis tugas adaptif, 35–48 pertanyaan, hingga 27 menit
Listening Kuliah + percakapan, membuat catatan, 36 menit 4 jenis tugas, TANPA catatan, hingga 27 menit
Speaking 4 tugas (1 independen + 3 terintegrasi), 16 menit 2 tugas (mengulang + wawancara), hingga 8 menit
Writing 1 terintegrasi + 1 diskusi akademik, 29 menit 3 tugas (menyusun kalimat + email + diskusi), 23 menit
Tugas Terintegrasi Ya (baca + dengarkan + bicara/tulis) Tidak, setiap keterampilan diuji secara terpisah
Esai Ya (tanggapan esai) Tidak, email dan diskusi sebagai pengganti esai
Adaptif Tidak Ya (Reading dan Listening)
Penilaian AI Sebagian (Writing) Ya: Writing dan Speaking dinilai oleh AI
Hasil 6–10 hari 72 jam

Sumber: ETS, TOEFL iBT Test Content and Format 2026

Struktur Ujian, Bagian per Bagian

TOEFL 2026 yang baru terdiri dari empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Setiap bagian berisi jenis tugas yang sama sekali baru, yang tidak ada di TOEFL lama. Mari kita bahas satu per satu.

Reading, hingga 27 menit, 35–48 pertanyaan

Bagian Reading dalam TOEFL baru memiliki tiga jenis tugas, bukan seperti dulu yang hanya dua bacaan akademik panjang dengan pertanyaan pilihan ganda. Bagian ini adaptif, yang berarti jumlah dan tingkat kesulitan pertanyaan bergantung pada level Anda.

1. Complete the Words (melengkapi kata) Anda akan menerima paragraf dari teks akademik di mana 10 kata memiliki huruf yang hilang. Tugas Anda: melengkapi huruf-huruf yang hilang untuk membentuk kata yang benar. Tugas ini menguji kosakata akademik dan kemampuan mengenali kata dalam konteks. Ini bukan dikte, Anda melihat konteks kalimat dan sebagian huruf, jadi ini tentang pengenalan pola. Bagi siswa Indonesia, tugas ini mungkin mengejutkan, karena jenis tugas seperti ini tidak ada dalam ujian yang dikenal di sistem pendidikan Indonesia.

2. Read in Daily Life (membaca dalam kehidupan sehari-hari) Teks praktis singkat: email, pengumuman, menu, brosur, komunikasi kampus, dari 15 hingga 150 kata. Untuk setiap teks, ada 1–2 pertanyaan pilihan ganda. Ini adalah hal yang benar-benar baru, TOEFL lama tidak memiliki yang serupa. Tugas ini menguji kemampuan untuk dengan cepat menemukan informasi dari teks sehari-hari yang akan Anda temui saat kuliah di luar negeri. Perlu mendaftar kursus? Memahami peraturan asrama? Membaca jadwal kelas? Itulah yang diuji oleh tugas ini.

3. Read an Academic Passage (membaca bacaan akademik) Sebuah bacaan sepanjang ~200 kata (jauh lebih pendek dari teks lama yang 700 kata!) dengan 5 pertanyaan pilihan ganda. Topik: ilmu alam, humaniora, ilmu sosial. Tugas ini paling mirip dengan format lama, tetapi teksnya jauh lebih pendek dan pertanyaannya lebih tepat. Anda tidak perlu lagi membaca teks yang sangat panjang dan harus cepat memahami tesis utama serta detail dari fragmen yang lebih pendek.

Listening, hingga 27 menit, 35–45 pertanyaan

Bagian Listening juga mengalami metamorfosis. Perubahan terbesar: Anda tidak boleh membuat catatan. Di TOEFL lama, catatan adalah strategi kunci, sekarang Anda harus mengandalkan memori jangka pendek dan kemampuan mendengarkan secara aktif. Bagian ini adaptif.

1. Listen and Choose a Response (dengarkan dan pilih jawaban) Anda akan mendengar pernyataan atau pertanyaan singkat, dan Anda harus memilih respons yang paling sesuai dari pilihan yang ada. Ini adalah tugas yang cepat dan dinamis yang menguji pemahaman pada tingkat pertukaran percakapan tunggal. Bayangkan ini seperti percakapan nyata di kampus, seseorang berbicara kepada Anda, dan Anda harus merespons dengan tepat.

2. Listen to a Conversation (dengarkan percakapan) Sekitar 10 giliran percakapan (misalnya, mahasiswa dengan staf sekretariat, mahasiswa dengan profesor) dengan pertanyaan pilihan ganda setelah selesai. Percakapan ini mencakup skenario akademik yang umum, seperti membuat janji konsultasi, menanyakan aturan kursus, atau menyelesaikan masalah administrasi. Nada bicaranya alami, dengan kosakata sehari-hari.

3. Listen to an Announcement (dengarkan pengumuman) Pengumuman kampus atau dari ruang kuliah, perubahan jadwal, informasi organisasi, pengumuman acara. Pertanyaan-pertanyaan ini menguji apakah Anda menangkap detail-detail kunci: kapan, di mana, apa yang perlu dilakukan.

4. Listen to an Academic Talk (dengarkan ceramah akademik) Sebuah kuliah singkat sepanjang 100–250 kata dengan pertanyaan pilihan ganda. Ini adalah tugas yang paling mirip dengan format lama, tetapi kuliahnya jauh lebih pendek. Topik-topik meliputi ilmu alam, sosial, dan humaniora, merupakan fragmen kuliah tipikal yang akan Anda dengar di tahun pertama kuliah. Ingat: Anda tidak membuat catatan, jadi Anda harus mendengarkan secara aktif dan mengingat struktur argumentasi.

Speaking, hingga 8 menit, 2 tugas

Di sini, perubahannya paling radikal. TOEFL lama memiliki 4 tugas Speaking (termasuk 3 tugas terintegrasi: membaca, mendengarkan, berbicara). TOEFL baru hanya memiliki 2 tugas, dan tidak ada yang terintegrasi. Penilaian dilakukan oleh AI.

1. Listen and Repeat (dengarkan dan ulangi) Anda akan mendengar 7 kalimat tentang kehidupan kampus atau situasi sehari-hari, dan Anda harus mengulanginya seakurat mungkin. Ini bukan tes berbicara kreatif, ini adalah tes pelafalan, intonasi, aksen, dan kelancaran. Sistem AI menganalisis apakah pelafalan Anda dapat dimengerti oleh penutur asli, apakah Anda mempertahankan ritme kalimat yang alami, dan apakah Anda memberi tekanan pada suku kata dengan benar.

Bagi siswa Indonesia, tugas ini mungkin secara mengejutkan sulit. Bahasa Indonesia memiliki pola penekanan yang berbeda, ritme yang berbeda (syllable-timed vs. stress-timed dalam bahasa Inggris), dan beberapa suara yang tidak ada dalam bahasa Indonesia (seperti ‘th’ atau ‘schwa’). Latihlah mengulang kalimat di prepclass.io dengan feedback AI yang akan menunjukkan dengan tepat di mana pelafalan Anda menyimpang dari pola.

2. Take an Interview (menjawab pertanyaan) Anda akan menerima 4 pertanyaan – masing-masing dengan batas waktu 45 detik untuk menjawab. Tidak ada waktu persiapan, pertanyaan diajukan dan Anda harus segera berbicara. Pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan pengalaman, pendapat, rencana Anda – “Jelaskan situasi di mana Anda harus memecahkan masalah dalam kelompok”, “Apa yang lebih penting saat memilih universitas, lokasi atau peringkat?”, “Ceritakan tentang buku yang memengaruhi Anda”.

Tugas ini menguji spontanitas dan kelancaran berbicara. Ini bukan tentang tata bahasa yang sempurna, melainkan tentang apakah Anda dapat mengatur pikiran dalam 45 detik, berbicara tanpa jeda panjang, dan membangun jawaban yang koheren. Siswa Indonesia sering kehilangan poin karena mereka mencoba merumuskan jawaban “ideal” di kepala mereka sebelum mulai berbicara, dan menyia-nyiakan 10–15 detik keheningan.

Writing (23 menit), 3 tugas

Bagian Writing terdiri dari tiga tugas singkat, bukan dua tugas yang lebih panjang seperti di TOEFL lama. Tidak ada esai. Tidak ada tugas terintegrasi membaca-mendengarkan-menulis. Semuanya dinilai oleh AI.

1. Build a Sentence (menyusun kalimat (6 menit) Anda akan menerima fragmen kalimat yang acak dari pertukaran mahasiswa (misalnya, pesan antar mahasiswa), dan Anda harus menyusunnya dalam urutan yang benar. Tugas ini menguji pemahaman struktur kalimat bahasa Inggris, urutan subjek-predikat-objek, posisi adverbia, dan urutan kata dalam pertanyaan. Bagi siswa Indonesia, yang mungkin terbiasa dengan struktur kalimat yang lebih fleksibel dalam bahasa Indonesia, ini membutuhkan penyesuaian pola pikir.

2. Write an Email (menulis email (7 menit) Anda akan diberikan skenario (misalnya, “Profesor Anda menunda tenggat waktu penyerahan tugas, tetapi Anda memiliki jadwal yang bentrok dengan ujian lain”) dan Anda harus menulis email balasan dalam 7 menit. Tugas ini menguji kemampuan menulis email formal/semi-formal, nada yang tepat, struktur yang jelas, permintaan atau informasi yang spesifik. Ini adalah salah satu jenis tugas paling praktis dalam sejarah TOEFL, Anda benar-benar akan menulis email saat kuliah di luar negeri.

3. Write for an Academic Discussion (menulis untuk diskusi akademik (10 menit) Tugas ini bertahan dari TOEFL lama, meskipun dalam bentuk yang sedikit diubah. Anda akan menerima pertanyaan dari seorang profesor dan tanggapan dari dua mahasiswa, lalu Anda harus menulis kontribusi Anda sendiri untuk diskusi akademik. Anda harus merujuk pada argumen peserta lain, menyajikan posisi Anda sendiri, dan mendukungnya dengan contoh. Panjang yang diharapkan: 100–150 kata.

Struktur TOEFL 2026 yang Baru, Garis Waktu Visual

Total Waktu: ~85 menit · Skala Baru: 1–6 band (CEFR)

Reading
hingga 27 menit
Listening
hingga 27 menit
Speaking
hingga 8 menit
Writing
23 menit

Reading

Hingga 27 menit · 35–48 pertanyaan

Adaptif

1. Complete the Words
2. Read in Daily Life
3. Read an Academic Passage

Listening

Hingga 27 menit · 35–45 pertanyaan

Adaptif

1. Listen & Choose a Response
2. Listen to a Conversation
3. Listen to an Announcement
4. Listen to an Academic Talk

Speaking

Hingga 8 menit · 2 tugas

Penilaian AI

1. Listen and Repeat (7 kalimat)
2. Take an Interview (4 pertanyaan)

Writing

23 menit · 3 tugas

Penilaian AI

1. Build a Sentence (6 menit)
2. Write an Email (7 menit)
3. Academic Discussion (10 menit)

Sumber: ETS, TOEFL iBT 2026 Test Framework

Sistem Adaptif: Bagaimana Cara Kerjanya?

Dua bagian TOEFL baru: Reading dan Listening, bersifat adaptif. Ini berarti tingkat kesulitan pertanyaan berubah selama tes, tergantung pada jawaban Anda. Jika Anda menjawab dengan benar, pertanyaan berikutnya menjadi lebih sulit. Jika Anda membuat kesalahan, tingkatnya menurun. Sistem ini bertujuan untuk menentukan level Anda secara tepat, tidak membombardir Anda dengan pertanyaan yang terlalu mudah atau terlalu sulit.

Bagaimana ini memengaruhi skor Anda? Prinsip utamanya: pertanyaan yang lebih sulit memiliki nilai poin yang lebih tinggi. Jika sistem memberi Anda pertanyaan sulit dan Anda menjawab dengan benar, skor Anda akan meningkat lebih cepat daripada jika Anda menjawab pertanyaan mudah. Itulah mengapa jumlah pertanyaan tidak tetap, berkisar antara 35–48 (Reading) dan 35–45 (Listening). Sistem dapat mengakhiri bagian lebih awal jika sudah yakin menentukan level Anda, atau memberi Anda lebih banyak pertanyaan jika jawaban Anda tidak konsisten.

Bagi siswa Indonesia yang terbiasa dengan ujian berstruktur tetap (seperti UTBK atau SAT), ini membutuhkan adaptasi mental. Beberapa aturan yang harus Anda ingat:

  • Jangan panik jika pertanyaan menjadi lebih sulit, itu pertanda baik. Itu berarti sistem menilai Anda tinggi dan menguji batas kemampuan Anda.
  • Jangan meremehkan pertanyaan “mudah” di awal – jawaban pertama Anda menentukan lintasan kesulitan. Serangkaian kesalahan di awal dapat mendorong Anda ke jalur yang lebih rendah.
  • Tidak ada kemungkinan untuk kembali ke pertanyaan sebelumnya, di bagian adaptif, jawaban bersifat final. Anda tidak dapat menandai pertanyaan untuk ditinjau nanti.
  • Waktu fleksibel, tetapi terbatas – Anda memiliki hingga 27 menit untuk seluruh bagian. Jika Anda mendapatkan lebih banyak pertanyaan (karena sistem membutuhkan lebih banyak data), Anda harus lebih cepat.
  • Jangan menebak secara sembarangan, dalam sistem adaptif, jawaban yang salah untuk pertanyaan sulit tidak semahal jawaban yang mudah. Tetapi serangkaian tebakan akan mengurangi presisi pengukuran dan dapat menghasilkan skor yang lebih rendah.

Penting untuk membandingkan sistem ini dengan format adaptif SAT, yang menggunakan MST (Multistage Adaptive Testing) – seluruh modul kedua menyesuaikan berdasarkan yang pertama. TOEFL 2026 lebih granular, adaptasi terjadi pada tingkat setiap pertanyaan, yang memberikan pengukuran yang lebih tepat, tetapi juga berarti bahwa setiap jawaban memiliki dampak langsung pada apa yang akan Anda lihat selanjutnya.

Skala Penilaian TOEFL 2026, Band 1–6

Skala baru terkait dengan CEFR · Skala lama 0–120 tersedia selama periode transisi hingga 2028

6
C2
Proficient, Kemahiran Penuh
Komunikasi akademik dan profesional yang lancar. Memahami nuansa, ironi, teks spesialis. Tingkat yang dibutuhkan di universitas terbaik.
~110–120 (skala lama)
5
C1
Advanced, Tingkat Lanjut
Komunikasi efektif di lingkungan akademik. Kesalahan sesekali, tetapi tidak memengaruhi pemahaman. Cukup untuk sebagian besar universitas.
~95–109 (skala lama)
4
B2
Upper-Intermediate, Menengah Atas
Memahami ide-ide utama teks kompleks. Berkomunikasi cukup lancar, tetapi terkadang ada kesalahpahaman dalam konteks akademik.
~72–94 (skala lama)
3
B1
Intermediate, Menengah
Komunikasi dasar dalam situasi yang dikenal. Kesulitan dengan teks akademik dan diskusi kompleks. Biasanya tidak cukup untuk kuliah.
~42–71 (skala lama)
2
A2
Elementary, Dasar
Kalimat sederhana, kosakata dasar. Memahami fragmen teks pendek. Tidak cukup untuk kuliah berbahasa Inggris.
~20–41 (skala lama)
1
A1
Beginner, Pemula
Kontak minimal dengan bahasa. Memahami frasa paling dasar. Membutuhkan studi lebih lanjut sebelum mengikuti tes.
~0–19 (skala lama)

Sumber: ETS, TOEFL iBT Score Scale 2026 · Pemetaan CEFR bersifat indikatif, berdasarkan dokumentasi resmi ETS

Penilaian dan Hasil

Sistem penilaian TOEFL yang baru kemungkinan adalah perubahan terpenting dari perspektif universitas dan kandidat. Lupakan upaya untuk mencapai 30+30+30+30 = 120. Sekarang Anda mendapatkan band dari 1 hingga 6 untuk setiap bagian, ditambah band keseluruhan.

Bagaimana Cara Kerja Skala 1–6 yang Baru?

Setiap dari empat bagian (Reading, Listening, Speaking, Writing) dinilai pada skala 1–6 band. Band keseluruhan adalah median atau rata-rata tertimbang dari skor bagian Anda. Band-band ini secara langsung terkait dengan CEFR: yang akhirnya membuat TOEFL dapat dibandingkan dengan IELTS dan ujian Cambridge pada satu skala umum. Bagi universitas Eropa, yang berpikir dalam kategori B2/C1/C2, ini adalah penyederhanaan besar.

Selama periode transisi dua tahun (Januari 2026 – Januari 2028), ETS melaporkan hasil dalam kedua skala: skala baru 1–6 dan skala tradisional 0–120. Ini berarti jika universitas membutuhkan “minimum 100 TOEFL”, laporan Anda akan mencakup band yang sesuai (misalnya, 5 = C1) dan skor tradisional (misalnya, 103). Setelah tahun 2028, skala 0–120 akan dihapus.

AI dalam Penilaian Speaking dan Writing

Ini adalah perubahan yang kontroversial, tetapi menarik. Bagian Speaking dan Writing dalam TOEFL baru sepenuhnya dinilai oleh kecerdasan buatan (AI). ETS mengklaim bahwa model AI telah dilatih dengan jutaan jawaban yang dinilai dan setidaknya sama konsistennya dengan penilai manusia (dan lebih konsisten, mereka tidak memiliki hari buruk atau kelelahan setelah 200 esai).

Apa artinya ini dalam praktik? Pertama, hasil tersedia dalam 72 jam – bukan 6–10 hari seperti di TOEFL lama. Kedua, sistem AI menilai berdasarkan kriteria spesifik:

  • Speaking: kejelasan pelafalan, kelancaran, intonasi, tempo, ketepatan tata bahasa
  • Writing: organisasi teks, pengembangan argumen, ketepatan tata bahasa, kesesuaian kosakata, koherensi

Para kritikus berpendapat bahwa AI mungkin tidak menghargai jawaban yang tidak biasa tetapi benar, atau menghukum aksen. ETS menjawab bahwa sistem secara teratur diaudit untuk bias dan bahwa peserta tes dapat meminta verifikasi hasil oleh manusia (dengan biaya tambahan).

Laporan Skor dan Pengiriman Hasil

Laporan hasil TOEFL 2026 mencakup: band keseluruhan (1–6), band bagian, skor tradisional 0–120 (selama periode transisi), deskriptor CEFR, dan informasi rinci tentang kekuatan dan kelemahan. Anda dapat mengirim hasil ke jumlah universitas yang tidak terbatas – ETS telah menghapus batas 4 laporan gratis. Sekarang Anda mengirim hasil secara online, dan universitas menerimanya secara elektronik dalam waktu 24–48 jam setelah hasil dikeluarkan.

Penting: hasil TOEFL iBT berlaku selama 2 tahun sejak tanggal ujian. Jika Anda berencana kuliah mulai tahun akademik 2027/28, TOEFL Anda yang diambil pada Februari 2026 akan tetap berlaku.

Strategi Persiapan untuk Siswa Indonesia

Siswa SMA Indonesia memiliki profil bahasa yang spesifik: dasar tata bahasa yang kuat (berkat pengajaran formal di sekolah), pemahaman membaca yang lumayan (terutama jika banyak membaca dalam bahasa Inggris), tetapi seringkali pelafalan dan kelancaran berbicara yang lebih lemah. Format TOEFL baru justru menghargai keterampilan-keterampilan yang sering menjadi kekurangan siswa Indonesia. Berikut adalah cara mempersiapkan diri bagian per bagian.

Reading, Bagian Terkuat Anda

Siswa Indonesia umumnya cukup baik dalam membaca. Namun, format baru ini membutuhkan dua keterampilan yang tidak begitu penting di TOEFL lama. Pertama, Complete the Words membutuhkan pengenalan kata-kata akademik berdasarkan fragmen huruf, dan ini memerlukan kosakata pasif yang luas. Bacalah artikel akademik di JSTOR, The Guardian, dan BBC, catat kata-kata baru. Kedua, Read in Daily Life membutuhkan pemrosesan cepat teks praktis singkat; latihlah membaca email, pengumuman, dan komunikasi dalam bahasa Inggris.

Listening, Perubahan Tersulit: Tanpa Catatan

Ini adalah pukulan bagi banyak siswa Indonesia yang di TOEFL lama mengandalkan strategi “catat semua yang Anda dengar”. Anda tidak boleh membuat catatan. Anda harus melatih pendengaran aktif; dengarkan podcast akademik (TED Talks, Freakonomics, Radiolab) tanpa jeda dan mencatat, lalu coba ceritakan poin-poin utamanya dari ingatan. Di prepclass.io, Anda memiliki latihan Listening dalam format baru dengan feedback instan.

Speaking, Pelafalan dan Spontanitas

Di sini, siswa Indonesia kehilangan poin terbanyak. Dua area kunci untuk ditingkatkan:

Pelafalan: Bahasa Inggris adalah stress-timed (penekanan pada setiap 2–3 suku kata, sisanya “dipadatkan”), sementara bahasa Indonesia cenderung syllable-timed (setiap suku kata memiliki durasi yang kurang lebih sama). Anda harus mempelajari ritme alami bahasa Inggris – “Listen and Repeat” menguji hal ini dengan tepat. Rekam diri Anda dan bandingkan dengan pola. Berlatihlah di prepclass.io dengan AI yang menganalisis pelafalan Anda.

Spontanitas: “Take an Interview” tidak memberi Anda waktu untuk berpikir. Siswa Indonesia seringkali memiliki kosakata bahasa Inggris pasif yang kaya, tetapi kurang dalam kemampuan untuk menghasilkan ucapan secara instan. Latihlah menjawab pertanyaan acak secara lisan, atur timer 45 detik dan bicarakan topik “Mata pelajaran favorit Anda dan mengapa”. Lakukan ini setiap hari, selama 10 menit.

Writing, Format Baru, tetapi Lebih Mudah dari Esai

Kabar baik: Anda tidak perlu menulis esai 300 kata. Kabar buruk: Anda memiliki tiga tugas singkat di bawah tekanan waktu. Build a Sentence membutuhkan pemahaman yang sangat baik tentang struktur kalimat bahasa Inggris; latihlah transformasi kalimat (misalnya, mengubah kalimat pasif menjadi aktif, mengubah frasa adjektiva menjadi klausa subordinat). Write an Email adalah keterampilan yang dapat Anda latih dengan menulis 2–3 email setiap hari dalam bahasa Inggris, bahkan kepada diri sendiri. Academic Discussion adalah satu-satunya tugas yang bertahan dari format lama; jika Anda telah berlatih TOEFL lama, Anda memiliki keuntungan di sini.

Rencana Persiapan TOEFL 2026

Rencana 3 Bulan
Untuk siswa dengan Bahasa Inggris B2+ / setelah FCE
Bulan 1
Diagnosa + format baru
Tes simulasi di prepclass.io. Pelajari semua jenis tugas baru. Setiap hari: 20 menit Reading + 20 menit Listening dalam format baru.
Bulan 2
Latihan intensif
Speaking: setiap hari 15 menit mengulang kalimat + 10 menit menjawab pertanyaan. Writing: 1 email + 1 diskusi setiap hari. Kosakata akademik: 15 kata baru/hari.
Bulan 3
Tes simulasi + penyempurnaan
2 tes simulasi penuh per minggu dalam kondisi ujian. Analisis kesalahan. Fokus pada bagian yang lemah. Minggu terakhir: latihan ringan, tidur, ketenangan.
Rencana 6 Bulan
Untuk siswa dengan Bahasa Inggris B1–B2 / pemula
Bulan 1–2
Membangun dasar bahasa
Membaca bahasa Inggris setiap hari (30 menit). Podcast akademik tanpa transkrip. Dasar-dasar tata bahasa Inggris. Belum ada tugas TOEFL.
Bulan 3–4
Pengenalan format TOEFL
Tes diagnostik. Pelajari jenis tugas baru. Setiap hari 45 menit di prepclass.io, 1 tugas dari setiap bagian. Membangun kosakata akademik.
Bulan 5
Latihan intensif
Speaking intensif (30 menit/hari). Writing: 2 tugas setiap hari. Listening tanpa catatan. Tes simulasi penuh setiap minggu.
Bulan 6
Finalisasi + ujian
3 tes simulasi penuh per minggu. Koreksi kelemahan terakhir. Ketenangan mental. Ujian di minggu terakhir bulan tersebut.

Rencana persiapan College Council, dikembangkan berdasarkan pengalaman dengan siswa 2024–2026

Pendaftaran dan Jadwal

Pendaftaran untuk TOEFL 2026 yang baru dilakukan sepenuhnya secara online, melalui akun ETS. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi ets.org/toefl, dan buat akun (atau masuk ke akun yang sudah ada)
  2. Pilih “Register for TOEFL iBT” dan pilih tanggal ujian
  3. Pilih pusat ujian, di Indonesia tersedia di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Yogyakarta
  4. Bayar biaya ujian ($200–245 tergantung negara; di Indonesia sekitar $220, atau sekitar 3.500.000 IDR)
  5. Anda akan menerima konfirmasi melalui email dengan instruksi untuk hari ujian

Ujian TOEFL diadakan belasan kali dalam sebulan, ini adalah keuntungan besar dibandingkan dengan SAT, yang hanya tersedia 7 kali setahun. Anda dapat memilih hampir setiap akhir pekan. Pendaftaran sebaiknya dilakukan minimal 2 minggu sebelum tanggal yang direncanakan, tetapi tanggal-tanggal populer (September, Januari, sebelum tenggat waktu aplikasi) akan terisi lebih cepat.

Opsi TOEFL Home Edition, mengikuti ujian dari rumah, masih tersedia dalam format baru. Persyaratan: koneksi internet stabil, kamera, mikrofon, ruangan tertutup tanpa orang lain. Hasil dari versi rumah diperlakukan sama dengan dari pusat ujian.

Panduan pendaftaran terperinci dapat Anda temukan di panduan kami: cara mendaftar TOEFL 2026.

Persyaratan TOEFL di Universitas Eropa Populer

Skor minimal TOEFL iBT untuk tahun akademik 2026/2027

Universitas Negara Min. TOEFL (skala lama) Band (skala baru) Catatan
Oxford UK 100 (min. 25/bagian) 5 (C1) Tingkat standar; beberapa jurusan membutuhkan 110+
Cambridge UK 110 (min. 25/bagian) 5–6 (C1–C2) Salah satu ambang batas tertinggi di Eropa
LSE UK 107 (min. 25/bagian) 5 (C1) Ambang batas tunggal untuk semua jurusan
ETH Zurich Swiss 100 5 (C1) Untuk program berbahasa Inggris (MSc)
Amsterdam Belanda 92 4–5 (B2–C1) Tergantung jurusan; PPLE membutuhkan 100
Sciences Po Prancis 100 5 (C1) Untuk program berbahasa Inggris
CBS Copenhagen Denmark 91 4–5 (B2–C1) Untuk BSc in International Business
Maastricht Belanda 90 4–5 (B2–C1) UCM dan European Law membutuhkan 100
KU Leuven Belgia 79–94 4 (B2) Tergantung fakultas; Engineering 79, Humanities 94
Trinity Dublin Irlandia 90 4–5 (B2–C1) Minimum 21/bagian

Sumber: situs resmi universitas, per Februari 2026 · Band skala baru, konversi perkiraan ETS

Informasi lebih lanjut tentang persyaratan bahasa universitas Eropa dapat Anda temukan di panduan kami: TOEFL vs IELTS, sertifikat mana yang lebih baik untuk kuliah di Eropa? serta di artikel tentang skor TOEFL yang dibutuhkan untuk kuliah di Eropa.

Apakah skor TOEFL lama (sebelum 2026) masih berlaku?
Ya, hasil TOEFL iBT berlaku selama 2 tahun sejak tanggal ujian, terlepas dari versi formatnya. Jika Anda mengambil TOEFL lama pada Maret 2025 dengan skor 105, skor tersebut akan berlaku hingga Maret 2027 dan universitas akan menerimanya. ETS menyediakan tabel konversi antara skala lama 0–120 dan skala baru 1–6. Anda tidak perlu mengambil TOEFL baru jika skor lama Anda masih memenuhi persyaratan universitas.
TOEFL atau IELTS: mana yang lebih baik untuk siswa SMA Indonesia pada tahun 2026?
Dalam format baru, TOEFL dan IELTS lebih mirip dari sebelumnya; keduanya menguji keterampilan praktis, keduanya memiliki skala yang terkait dengan CEFR. TOEFL lebih baik jika: Anda lebih suka tes di komputer, ingin hasil dalam 72 jam (IELTS: 13 hari), melamar ke universitas di AS atau Asia. IELTS lebih baik jika: Anda lebih suka berbicara dengan penguji langsung (Speaking), melamar ke UK (di mana IELTS lebih populer), merasa lebih percaya diri dengan format berbasis kertas. Perbandingan rinci ada di artikel TOEFL vs IELTS kami.
Berapa banyak waktu yang saya butuhkan untuk persiapan TOEFL baru?
Tergantung pada level awal Anda. Bahasa Inggris C1 (setelah CAE/CPE): 4–6 minggu untuk mempelajari format baru. Bahasa Inggris B2 (setelah FCE, nilai ujian nasional/UTBK yang baik): 2–3 bulan kerja sistematis. Bahasa Inggris B1 (ujian nasional/UTBK dasar): 4–6 bulan, termasuk membangun dasar bahasa. Kuncinya: format baru membutuhkan penyesuaian terlepas dari level, bahkan jika Anda memiliki C1, Anda harus melatih jenis tugas baru (Complete the Words, Listen and Repeat, Build a Sentence).
Apakah AI yang menilai Writing dan Speaking itu adil?
ETS mengklaim bahwa sistem AI telah dilatih dengan jutaan jawaban yang dinilai dan secara teratur diaudit untuk bias terhadap aksen, dialek, dan gaya yang tidak biasa. Dalam praktiknya, AI menilai berdasarkan kriteria yang jelas: kejelasan, kelancaran, organisasi, tata bahasa, yang membuat penilaian lebih dapat diprediksi daripada penilaian manusia. Jika Anda tidak setuju dengan hasilnya, Anda dapat meminta verifikasi manusia (rescore) dengan biaya tambahan sekitar $80. Sebaiknya lakukan ini jika skor Speaking atau Writing Anda terasa terlalu rendah satu band penuh.
Bisakah saya mengikuti TOEFL dari rumah dalam format baru?
Ya: TOEFL Home Edition tersedia dalam format baru 2026. Anda mengikuti ujian di komputer Anda sendiri, di bawah pengawasan proktor jarak jauh. Persyaratan: koneksi internet stabil (min. 2 Mbps), kamera dan mikrofon, ruangan tertutup tanpa orang lain, meja bersih (tanpa catatan, telepon, layar tambahan). Hasil dari Home Edition diperlakukan sama dengan dari pusat ujian, universitas tidak membedakan. Biaya sama.
Band TOEFL berapa yang saya butuhkan untuk kuliah di Eropa?
Sebagian besar universitas Eropa membutuhkan level B2–C1, yang dalam skala baru sesuai dengan band 4–5. Secara spesifik: Oxford, Cambridge, LSE, band 5–6 (skala lama ~100–110). Universitas Belanda (Amsterdam, Maastricht) – band 4–5 (skala lama ~90–100). Universitas Skandinavia (CBS, SSE) – band 4–5 (skala lama ~90–95). Universitas Italia dan Spanyol dengan program berbahasa Inggris, band 4 (skala lama ~80–90). Selama periode transisi, universitas menerima hasil dalam kedua skala. Periksa persyaratan rinci di panduan kami tentang skor TOEFL di Eropa.
Berapa kali saya bisa mengikuti TOEFL baru?
Anda dapat mengikuti TOEFL berkali-kali, tetapi tidak lebih sering dari sekali setiap 3 hari. Tidak ada batasan jumlah percobaan per tahun. Dalam praktiknya, sebagian besar siswa mengikuti 1–2 kali. Berkat pengiriman hasil dalam 72 jam, Anda dapat dengan cepat memutuskan apakah Anda memerlukan percobaan kedua. ETS menawarkan opsi "MyBest scores" – universitas melihat skor bagian terbaik Anda dari berbagai percobaan. Namun, perlu diperhatikan: tidak semua universitas menerima MyBest scores, jadi periksa kebijakan universitas tertentu.

Ringkasan, TOEFL Baru adalah Awal yang Baru

TOEFL 2026 yang baru adalah perubahan paling radikal dalam sejarah ujian ini. Lebih singkat, lebih praktis, adaptif, dan dinilai oleh AI. Jika Anda telah mempersiapkan diri untuk format lama, lupakan apa yang Anda ketahui, dan mulailah dari awal. Jika Anda baru memulai, Anda memiliki keuntungan karena tidak perlu “melupakan” apa pun.

Bagi siswa SMA Indonesia, TOEFL baru adalah peluang dan tantangan sekaligus. Peluang, karena tes ini lebih dekat dengan penggunaan bahasa sehari-hari, durasinya lebih singkat, dan memberikan hasil lebih cepat. Tantangan, karena Speaking membutuhkan pelafalan alami dan spontanitas, dan Listening tidak memungkinkan pencatatan. Namun, dengan rencana persiapan yang tepat dan latihan teratur, band 5 (C1) dapat dicapai oleh setiap siswa yang bertekad.

Langkah Selanjutnya

  1. Ikuti tes diagnostik di prepclass.io dalam format TOEFL 2026 yang baru, kenali kekuatan dan kelemahan Anda
  2. Periksa persyaratan universitas Anda, apakah Anda membutuhkan band 4 (B2) atau 5 (C1)? Detailnya ada di panduan kami tentang skor TOEFL di Eropa
  3. Tetapkan jadwal: 3 bulan (B2+) atau 6 bulan (B1) sebelum tanggal ujian yang direncanakan
  4. Berlatih setiap hari di prepclass.io – jenis tugas baru dengan feedback AI, simulasi Listening tanpa catatan, Speaking dengan analisis pelafalan
  5. Daftar untuk ujian: panduan pendaftaran langkah demi langkah
  6. Bandingkan dengan IELTS: jika Anda tidak yakin sertifikat mana yang harus dipilih, baca artikel TOEFL vs IELTS kami
  7. Persiapkan diri bagian per bagian: strategi terperinci dalam panduan khusus: Reading, Listening, Speaking, Writing

TOEFL 2026 yang baru menguji apa yang benar-benar Anda butuhkan saat kuliah di luar negeri: kemampuan membaca email dari profesor, mendengarkan kuliah tanpa mencatat setiap kata, menjawab pertanyaan tanpa persiapan berjam-jam, dan menulis teks yang jelas dan ringkas. Jika Anda benar-benar mampu melakukan hal-hal ini, format baru adalah sekutu Anda. Saatnya bersiap.

TOEFL 2026format baru TOEFLujian TOEFLpersiapan TOEFLskor TOEFLband TOEFLkuliah luar negerisertifikat bahasa InggrisETS TOEFLtes adaptifstrategi TOEFLpanduan TOEFL

Oceń artykuł:

4.8 /5

Średnia 4.8/5 na podstawie 81 opinii.

Kembali ke blog

Jadwalkan konsultasi gratis

Kontak